Dalam rangkuman cerita fabel, ada empat jenis teknik penggambaran watak. Pertama, watak atau karakter setiap tokohnya bisa dituturkan langsung oleh si pengarang. Kedua, watak digambarkan melalui dialog tokoh lain, atau melalui perilaku si tokoh itu sendiri. Terakhir, watak tokoh bisa juga digambarkan melalui tata bahasa yang digunakan si tokoh. Selain cerita di atas, kamu juga bisa membaca fabel lainnya di PosKata. Beberapa contohnya adalah tentang Si Kancil dan Buaya, Kupu-Kupu berhati Mulia, Si Itik yang buruk rupa, dan Gagak sang pembohong. Kalau kamu ingin mencari legenda nusantara, kisah para nabi, maupun dongeng-dongeng dari Barat juga ada, lho di sini. Sekarang, buatlah gambar sederhana berdasarkan cerita dongeng “Si Kancil dan Buaya” dengan akhir cerita yang sudah kamu buat. Kemudian tuliskan pesan dalam dongeng tersebut menggunakan kalimatmu sendiri dengan singkat dan jelas di bagian bawah gambar ya! Pembahasan: Misalkan akhir cerita yang dibuat: Kancil kemudian berlari sekencang Rakyat Buton dan Muna di Sulawesi Tenggara (1988), dan Cerita Rakyat Marnasa (1988) --yang kesemuanya diterbitkan oleh Pusat Pembinaan dan Pengembangan Bahasa, Departemen Pendidikan dan Kebudayaan. Sementara itu, sebagian cerita yang lain diolah dari ingatan penulis atas dongeng si Kancil di masa kecil. Mudah-mudahan buku kecil ini bermanfaat Kancil pun menghampiri si Sapi yang sedang makan siang. Dongeng Kancil. “Hei, Sapi. Kelihatannya enak rumputmu itu,” sapa Kancil ramah. Sapi mengangkat kepalanya, “Memang enak. Kamu mau nyoba?”. Kancil menggelengkan kepala. “Aku hanya bisa makan mentimun. Tapi mentimunnya ada di kebun Pak Tani,” tolak Kancil, “Eh, Sapi. Para buaya baru sadar bahwa kancil telah membohongi mereka. Mereka pun marah.Tetapi, mereka tak bisa berbuat apa-apa. Kancil sudah berlari ke dalam hutan yang penuh dengan makanan. Pesan Moral : Jika kita punya masalah, selesaikanlah dengan cara yang cerdik. Tetapi jangan seperti kancil yang suka berbohong ya. Cerita Si Kancil yang Cerdik dan Serigala Sombong. Pada zaman dahulu kala, ada seekor Kancil yang tinggal di sebuah hutan rimba. Ia dikenal sebagai hewan yang sangat cerdik. Selain itu, ia memiliki sifat yang bijak, baik hati, dan suka menolong. Karena itulah, di lingkungannya ia menjadi salah satu hewan yang cukup disegani dan disukai. Berikut ini beberapa kumpulan dongeng mengenai Kancil yang lucu dan sarat akan pesan moral. 1. Kancil dan Harimau. Pada suatu hari si kancil bertemu dengan harimau ketika sedang bermain di pegunungan. Tanpa ragu, sang harimau mengira si kancil akan bisa menjadi makan siangnya yang lezat. Si Kancil. Suatu hari di sebuah ladang yang subur, hidup seorang petani yang sangat suka dan menyayangi semua tanaman yang ia tanam. Setiap hari ia selalu merawat dan menyirami semua tanamannya. Tidak lupa ia memupuk tanamannya setiap minggu agar semua tumbuhan, baik sayuran atau buah-buahan dapat ternutrisi dan tumbuh dengan baik. 2. Dongeng anak: kisah Tikus dan Singa yang mengajarkan kebaikan. Youtube/Indonesian Fairy Tales. Cerita "Tikus dan Singa" bisa Mama jadikan cerita anak yang dapat mengajarkan kebaikan sejak dini. Diceritakan bahwa seorang Tikus yang menjahili Singa dikala sedang menikmati tidur siang, sontak membuat Singa tersebut marah dan ingin memakan sang kiWsHbS.