Contoh 23,4 : 10.000 = 0,00234. Untuk membagi suatu bilangan dengan bilangan desimal, buatlah agar pembagian menjadi bilangan bulat. [2] Contoh: 10,3248 : 0,12 diubah menjadi 1032,48 : 12 (dengan mengalikan 100 pada bilangan pembagi dan bilangan yang dibagi) Pecahan Biasa. Pecahan biasa adalah pecahan yang terdiri dari pembilang dan penyebut Melakukanperkalian sebagai bilangan bulat dengan cara menghilangkan koma. Setelah didapat hasil perkalian selanjutnya menghitung jumlah semua koma pada pecahan desimal yang dikalikan. Mengembalikan desimal atau koma dengan cara melangkahkan dari belakang bilangan satuan sebanyak jumlah desimal. Pembahasan: Maka : . Oleh karena itu diperoleh . Sederhanakanpembilang dan pembagi pecahan. Untuk menyederhanakan akar kuadrat, ambil semua faktor yang merupakan bilangan kuadrat sempurna. Kuadrat sempurna adalah hasil perkalian dua bilangan yang sama (penguadratan). Faktor ini akan menjadi koefisien di luar akar kuadrat. Sebagai contoh: Hitunglahhasil perkalian & pembagian berikut: −6×−5=. Selanjutnya kedua bentuk pecahan biasa dapat dilakukan operasi perkalian dengan melakukan perkalian antar pembilang dan antar penyebut. Sehingga penyelesaian perkalian untuk 2 1 / 8 × 2 / 5 dilakukan seperti cara berikut. 2 1 / 8 × 2 / 5 = 17 / 8 × 2 / 5. = 17 × 2 / 8 × 5. = 34 / 40. HitunglahHasil Perkalian Pecahan Desimal Berikut. Sehingga, operasi hitung pecahan adalah operasi hitung dari bilangan rasional dengan berbagai macam. Yang selanjutnya dinyatakan dengan tanda koma seperti berikut ini. Pecahan desimal diubah dalam bentuk pecahan biasa, kemudian dilakukan. 0,025 × 0,4 = 0,0100 (4 angka di belakang koma Hitunglahhasil perkalian titik (dot) dari kedua vektor. Anda mungkin sudah mempelajari cara mengalikan vektor ini, yang juga disebut produk skalar . [3] X Teliti sumber Untuk menghitung hasil perkalian titik (dot) dalam komponen-komponen vektor, kalikan komponen-komponen dalam setiap arah, kemudian jumlahkan semua hasilnya. [4] Menjelaskandan melakukan perkalian dan pembagian pecahan dan desimal 3.2.1. Memahami perkalian dan pembagian pecahan dan desimal 4.2. Menyelesaikan masalah yang berkaitan dengan perkalian dan pembagian pecahan dan desimal 4.2.1. Mengidentifikasi Menyelesaikan masalah yang berkaitan dengan perkalian dan pembagian pecahan dan desimal C. TUJUAN. 1. Hitunglahperkalian dua pecahan-pecahan berikut! d. 1,8 × 1/7 = . Kalikanpembilang pada pecahan kedua dengan penyebut pada pecahan pertama dan tulis hasilnya di atas pecahan kedua. Tentukan hasil perkalian mana yang lebih besar, kemudiandan letakkan tanda >, <, atau = diantara kedua pecahan. Contoh Soal Perbandingan Pecahan Bandingkan bilangan pecahan berikut ini dengan tanda >, <, atau = dengan benar! a. 2/ ItiH.